Dirinya mengatakan apa yang terjadi pada kritikus ini akan dikenang oleh generasi masa depan apalagi jika benar-benar sampai dipenjara karena kritikan semata.
Dipenjaranya Rocky menurutnya akan menjadi bukti kerasnya sebuah pernyataan hingga otoriteriterisme pemerintahan saat ini yang mana akan menjadi perbincangan hangat untuk masyarakat dari Indonesia.
"Jadi ingat kata-kata Tan: Di dalam kubur, suara ku akan lebih keras dari diatas bumi. Jadi yg tolol siapa?" jelasnya.
Di sisi lain, Presiden Joko Widodo alias Jokowi sendiri sudah mengatakan bahwa dirinya tak masalah dengan kritikan ini, ia menilai hal ini adalah hal sepele. Namun relawannya berpikir lain, mereka terus melakukan desakan hingga demonstrasi agar dipenjaranya sosok dari Rocky.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Analisis Motif Politik untuk Gibran dan Kaesang
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas dan Kronologi Lengkap
Polisi Gerebek Markas Judi Online Jaringan Kamboja di Palembang, 2 Tersangka Diamankan
Desak Prabowo Copot Dahnil Anzar, Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Cangkem ke Anwar Abbas