PDIP, kata Jerry, menjadi kendaraan politik bagi Gibran sebagai Walikota Solo, dan menantu Jokowi, Bobby sebagai Walikota Medan.
"Maka, bagi saya ini kesalahan fatal PDIP menyerang keluarga Jokowi," tuturnya.
Oleh karena itu, Jerry kurang yakin PDIP sengaja berperang dengan Jokowi hanya karena perbedaan arah politik 2024, yakni mendukung Ketum Gerindra Prabowo Subianto.
"Ini bahasa 'gimik politik' seakan-akan PDIP ini tegas. Atau indikasi politik lainnya, partai banteng mencari simpati publik," demikian pakar komunikasi politik lulusan America Global University ini.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Polemik Ijazah Jokowi Tak Berhenti: Analisis Alasan Isu Ini Jadi Komoditas Politik Abadi
Ijazah Jokowi Pakai Materai Rp100 vs Rp500, Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Jubir PSI
Polemik Ijazah Jokowi: Analisis Hukum, Dampak Politik, dan Polarisasi Publik
SP3 Terbit untuk Damai Hari Lubis: Status Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Dicabut Polda Metro