"Baik yang merah, pun yang biru, sama-sama ingin ada perubahan dan perbaikan dalam segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara melalui Pileg dan Pilpres 2024," kata Benny seperti dikutip redaksi melalui Twitter-nya, Senin (12/6).
Benny juga meyakini, PDIP dan Demokrat sama-sama menolak presiden jadi boneka oligarki dan menolak kehendak rezim untuk menunda Pemilu atau perpanjang masa jabatan presiden.
"Pertemuan yang menjanjikan kegembiraan baru untuk rakyat di seantero negeri," tandas Benny Harman.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026
Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Lagi: Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024
Kontroversi Video Rektor UGM: Perbedaan Tahun Kelulusan Jokowi Dikritik Netizen