Tiba-tiba, kelompok WNA China tersebut melakukan penyerangan. Aksi mereka tidak hanya menggunakan tangan kosong, tetapi juga dilengkapi dengan senjata tajam jenis parang dan senjata airsoft gun.
Kerusakan Aset Perusahaan oleh WNA China
Selain menyerang personel TNI, kelompok tersebut juga diduga melakukan aksi perusakan secara membabi buta terhadap aset PT SRM. Beberapa kendaraan perusahaan, baik roda empat maupun roda dua, menjadi sasaran pengrusakan dalam insiden ini.
Pihak berwajib kini masih mendalami motif di balik penyerangan ini serta menyelidiki kemungkinan pelanggaran imigrasi lainnya. Kejadian ini menyoroti kembali pentingnya pengawasan terhadap aktivitas WNA di wilayah operasional perusahaan, khususnya di daerah terpencil.
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi TKA China Aniaya Pekerja Lokal & Respons Polisi
Longsor Cisarua Bandung: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas