Saat ini polisi masih memburu teman pelaku berinisial WD yang menjadi perantara saat membeli senjata api.
Pelaku membeli 1 senpi rakitan beserta 8 amunisi seharga Rp 10 juta.
Setelah membeli, pelaku berniat melakukan pencurian 1 unit mobil, tapi saat melakukan aksinya senjata itu dibawa tetapi tidak dikeluarkan.
"Senjata itu akan digunakan menakut-nakuti pada saat melakukan pencurian diketahui orang lain," katanya.
"Setelah melakukan pencurian, senjata disimpan di rumah kosong di Tuban, Jawa Timur," pungkasnya.
Baca Juga: Inilah hitung-hitungan biaya harian jika miliki Grand Vitara, hanya Rp21 ribu per hari
Sebelumnya polisi berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian berinisial ES, AYA, sedangkan ST (DPO), dan WD (DPO).
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: harianmerapi.com
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi TKA China Aniaya Pekerja Lokal & Respons Polisi
Longsor Cisarua Bandung: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas