FEKDI x IFSE 2025 Tegaskan Frugal Innovation Digital sebagai Penggerak Ekonomi Inklusif
Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Indonesia Fintech Summit Expo 2025 (FEKDI x IFSE 2025) telah resmi ditutup dengan penegasan bahwa inovasi digital menjadi motor utama transformasi ekonomi dan keuangan digital Indonesia. Kolaborasi whole of nation approach ini menjadi wadah sinergi lintas sektor menuju visi Indonesia Emas 2045.
BI Perkenalkan Konsep Frugal Digital Innovation
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menegaskan bahwa inovasi digital merupakan pilar fundamental Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2035. Tujuannya menciptakan ekosistem pembayaran yang inklusif, cepat, mudah, dan aman.
Perry memperkenalkan konsep Frugal Digital Innovation - inovasi yang memanfaatkan digitalisasi untuk menghasilkan solusi tepat guna, efisien, dan praktis. "Penyederhanaan mata rantai dari produsen ke konsumen menjadi kunci utama," ujarnya dalam acara FEKDI x IFSE 2025 di Hall B JICC Jakarta.
Digital Innovation Center untuk Kolaborasi Strategis
Bank Indonesia berencana mengembangkan Digital Innovation Center (DIC) sebagai ruang kolaborasi strategis antara regulator, industri, pemerintah, dan akademisi. DIC diharapkan dapat mendukung inovasi berdaya saing global dan penyerapan tenaga kerja melalui penguatan talenta digital.
"Kami akan fokus pada pengembangan ekosistem ekonomi keuangan digital yang serba digital," tegas Perry Warjiyo.
Artikel Terkait
Iran Ancam Balas Serangan AS ke Israel: Analisis Risiko Perang Timur Tengah
PPATK Bongkar Ekspor Emas Ilegal Rp155 Triliun, Devisa Negara Bocor ke Luar Negeri
Klaim Dokumen Epstein: Bill Gates Tertular STD dari Gadis Rusia? Fakta & Bantahannya
Strategi Hedging Saudi: MBS Serukan Diplomasi, Menhan Dorong AS Serang Iran