"Dua ikon Pak Jokowi ini kok diganggu. Apakah Pak Prabowo membiarkannya? Ya, kalau dia enggak melakukan apa-apa ya tentu karena dia membiarkannya," jelas Ray Rangkuti seperti dikutip pada Sabtu (1/11/2025).
Retak Tapi Belum Terbelah
Ray Rangkuti menggunakan analogi yang gamblang untuk menggambarkan kondisi hubungan kedua pemimpin nasional ini. "Saya selalu mengatakan bahwa Pak Prabowo ini hubungannya dengan Pak Joko ini retak. Tinggal belum terbelah tapi sudah retak. Kalau ibarat gelas, ini sudah kelihatan retaknya, tapi belum terbelah," ungkapnya.
Prabowo Tetap Butuh Dukungan Jokowi
Meski hubungan dinilai retak, Ray menilai Prabowo mustahil akan menjauh sepenuhnya dari Jokowi. Alasannya, Prabowo tetap membutuhkan dukungan politik dari basis pendukung Jokowi untuk melanggengkan ambisi politiknya ke depan.
"Karena bagaimanapun, tersedia orang-orang yang mendukung Pak Jokowi. Dan itu dibutuhkan secara politik oleh Pak Prabowo. Sehingga dengan begitu diretakkan saja tapi jangan dibelah," papar Ray Rangkuti menutup penjelasannya.
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi