Yati mengungkapkan bahwa ini bukan insiden pertama Tanggul Baswedan mengalami jebol. Namun, ia menegaskan bahwa banjir bandang kali ini adalah yang terparah yang pernah mereka alami. Kekuatan dan kecepatan air jauh melebihi kejadian-kejadian sebelumnya.
Penyebab dan Penanganan oleh BPBD DKI Jakarta
Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengonfirmasi bahwa banjir di Jati Padang disebabkan oleh kombinasi tiga faktor:
- Curah hujan dengan intensitas tinggi.
- Luapan dari Kali PHB.
- Jebolnya struktur Tanggul Baswedan.
Berdasarkan data BPBD, genangan air terjadi di 5 RT di Kelurahan Jati Padang. Sebanyak 10 jiwa dari wilayah terdampak telah berhasil dievakuasi dan mengungsi ke Masjid Al Ridwan.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Dinas SDA, Bina Marga, dan Gulkarmat telah dikerahkan untuk melakukan penyedotan air dan memastikan saluran air berfungsi optimal. Isnawa menargetkan genangan akan segera surut dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.
Nomor Darurat untuk Masyarakat
Masyarakat diimbau untuk menghubungi nomor telepon darurat 112 jika membutuhkan bantuan. Layanan ini gratis dan beroperasi 24 jam non-stop.
Artikel Terkait
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi
Jokowi Bicara Sous Korupsi Haji: Setiap Kasus Pasti Mengaitkan Saya
Sally Siswi SMK Letris Pamulang Hilang 2026: Kronologi Lengkap & Perkembangan Terbaru Pencarian