"Bila di sosial media diceritakan yang bersangkutan memiliki KTP-elektronik Indonesia, bisa dipastikan KTP itu palsu," tegas Teguh Setyabudi.
Hasil Verifikasi Database Kependudukan Nasional
Dukcapil telah melakukan pengecekan mendalam terhadap data kependudukan di alamat yang disebutkan. Hasil verifikasi tersebut menegaskan bahwa nama Aron Geller tidak tercatat dalam basis data kependudukan nasional Indonesia.
Pernyataan resmi dari Dukcapil ini diharapkan dapat memberikan kejelasan dan menenangkan masyarakat terkait isu KTP Israel yang viral tersebut.
Artikel Terkait
Jokowi Bicara Sous Korupsi Haji: Setiap Kasus Pasti Mengaitkan Saya
Sally Siswi SMK Letris Pamulang Hilang 2026: Kronologi Lengkap & Perkembangan Terbaru Pencarian
Teman Kuliah Jokowi di UGM Bantah Ijazah Palsu: Roy Suryo Mengada-ada, Ini Faktanya
Tukang Es Gabus Bohongi Dedi Mulyadi Soal Rumah, Fakta Warisan Terungkap!