GELORA.ME -PHK massal yang terjadi di pabrik tekstil terbesar di Asia Tenggara, PT Sri Rejeki Isman (Sritex) disayangkan Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno.
Sebanyak 10.969 karyawan Sritex dan anak perusahaannya menambah jumlah pengangguran di Tanah Air. Perusahaan tersebut ditutup per 1 Maret 2025.
"Kabar buruk di awal puasa. Semoga para pekerja Sritex dapat kerjaan baru yang layak," kata Adi lewat akun X miliknya, Minggu 2 Maret 2025.
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi