Di hari yang sama, setidaknya 90 orang tewas dan 300 lainnya luka-luka dalam serangan udara Israel di kamp pengungsi al-Mawasi.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan serangan di al-Mawasi belum bisa dikatakan mencapai tujuan. Aksi itu menargetkan komandan militer Hamas, Mohammed Deif.
Wakil ketua Hamas di Jalur Gaza, Khalil al-Hayya, mengatakan klaim Netanyahu untuk menargetkan Deif adalah salah dan bertujuan untuk mencapai “kemenangan palsu”.
Indonesia, Turki, Qatar, UEA, hingga Arab Saudi, mengutuk serangan mematikan tersebut dan memperbarui seruan gencatan senjata.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi