"Lalu presiden menyampaikan bahwa semua menteri, bahkan termasuk presiden, memiliki hak yang sama.
"Boleh berpihak, boleh kampanye asal tidak menggunakan fasilitas negara," jelas Meutya usai melakukan konferensi pers di Media Center TKN Prabowo Gibran di wilayah Senopati, Jakarta Selatan, pada Rabu (24/1/2024).
Baca Juga: Beredar Tudingan Presiden Jokowi Dukung Salah Satu Paslon, Habiburokhman Beri Tanggapan Begini
Meutya juga kemudian membeberkan satu lagi jawaban presiden dari pertanyaan lanjutan lain.
Dalam jawaban tersebut, diyakinkan bahwa Presiden Jokowi masih menjaga netralitas.
"Presiden juga kemudian ditanya mengenai apakah akan menggunakan hak-tersebut dan dijawab, 'Kita lihat nanti'," cerita Meutya.
"Kata kuncinya adalah ‘kita lihat nanti’.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: gorajuara.com
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi