GELORA.ME - Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri menegaskan, dirinya menghormati seluruh lembaga peradilan hukum. Mulai dari Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi.
"Bagi saya, saya menghormati Mahkamah yang namanya Agung, saya menghormati Mahkamah Konstitusi yan meski pun itu saya yang buat," kata Megawati saat memberikan pidato dalam acara sosialisasi buku teks utama pendidikan pancasila, di The Tribrata, Jakarta Selatan, Senin (21/8).
MK dibentuk di era kepemimpinan Megawati Soekarnoputri. MK lahir pada 13 Agustus 2003 bersamaan dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang MK.
"Bayangin saya ini sebagai presiden banyak lho buat ini, sampai saya bikin itu Mahkamah Konstitusi," ucap Megawati.
Lebih jauh, Megawati mengatakan dirinya sudah pernah bertemu dan berbincang langsung dengan Ketua MK saat ini, Anwar Usman. Ia tidak mengungkap kapan dan di mana bertemu dengan Anwar.
Namun, ia menutup pesan kepada Anwar agar MK tidak main-main dengan perkara hukum.
"Saya bilang sama Pak Usman, 'kamu itu akhir dari problem hukum lho, hati-hati, jangan main-main karena setelah itu mau ke mana? Siapa mau mengadu?' Rakyat kecil mau ngadu, Enggak bisa," tutup Megawati.
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026
Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Lagi: Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024
Kontroversi Video Rektor UGM: Perbedaan Tahun Kelulusan Jokowi Dikritik Netizen