"Semoga PDI Perjuangan mendapatkan kader yang lebih baik, lebih loyal, lebih profesional dan lebih berkualitas dari saya. Saya mohon pamit, merdeka," ujar pria akrab dipanggil Ara itu di Jakarta.
Sementara itu, Senior PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan, Ara selama ini memang sedang menjaga jarak dengan partai. Bisa saja lantaran prospek karirnya di PDIP tidak menjanjikan.
"Tapi naga-naganya sedang menjaga jarak, atau merasa prospek karier di partai tidak menjanjikan," ujar Hendrawan.
Hendrawan menyebut kiprah Ara juga surut di PDIP. cAra juga dinilai lebih dekat dengan Istana.
Baca Juga: PDIP Paling Gede Terima Sumbangan Dana Kampanye, Partai Ummat Sepi, Ini Rinciannya
Surutnya semangat Ara sejak posisi Ketum TMP tidak dijabatnya lagi dan diganti Hendrar Prihadi.
Ara juga disebut lebih dekat dengan Istana dan sedang serius menggarap bisnisnya.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: smol.id
Artikel Terkait
Iran Ancam Balas Serangan AS ke Israel: Analisis Risiko Perang Timur Tengah
PPATK Bongkar Ekspor Emas Ilegal Rp155 Triliun, Devisa Negara Bocor ke Luar Negeri
Klaim Dokumen Epstein: Bill Gates Tertular STD dari Gadis Rusia? Fakta & Bantahannya
Strategi Hedging Saudi: MBS Serukan Diplomasi, Menhan Dorong AS Serang Iran