VIEWJABAR - Banyak fenomena alam yang akan dan sudah terjadi jelang akhir tahun. Salah satunya adalah fenomena Badai Matahari.
Para ahli astronomi mengingatkan fenomena Badai Matahari akan mencapai masa puncaknya pada tahun 2025 mendatang.
Sedangkan Badai Matahari itu sendiri adalah lonjakan pelepasan energi yang terjadi melalui titik-titik tertentu, dipicu karena terjadinya gangguan magnetik seiring tidak seragamnya kecepatan rotasi bagian permukaan Matahari dan interior Matahari.
Ketidakseragaman kecepatan rotasi ini membuat garis gaya magnetik matahari bisa saling berbelit dan membentuk busur yang menjulur keluar dan fotosfer.
Busur-busur itulah yang kemudian memerangkap plasma Matahari, suatu satu saat akan putus dan menghasilkan badai Matahari.
Artikel Terkait
Puslabfor Polri Ungkap Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah: Hasil Analisis Forensik Lengkap
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut