"Saat ini aktivitas Gunung Marapi telah meningkat, kami sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam dan pihak terkait lainnya," ujarnya, Rabu 10 Januari 2024.
"Untuk menindaklanjuti hal tersebut, kami dari PMI Kabupaten Agam akan membantu dan bergabung dengan tim gabungan dalam melaksanakan pemantauan," sambungnya.
Dalam upaya mendukung tindakan pencegahan, PMI Kabupaten Agam juga membuka layanan pertolongan pertama serta layanan ambulance.
Ade menekankan bahwa pelayanan ini akan sangat diperlukan saat situasi siaga berlangsung.
"Dengan membuka layanan tersebut, kami berharap dapat memberikan bantuan maksimal kepada masyarakat dalam menghadapi potensi risiko yang dapat timbul akibat aktivitas Gunung Marapi," tambah Ade.
Ade berharap, aktivitas Gunung Marapi dapat kembali normal tanpa menimbulkan kekhawatiran lebih lanjut.
PMI Kabupaten Agam bersama tim gabungan terus berupaya memastikan bahwa masyarakat dapat menghadapi potensi bahaya dengan kesiapan dan penanganan yang tepat. ***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: harianhaluan.com
Artikel Terkait
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi
Jokowi Bicara Sous Korupsi Haji: Setiap Kasus Pasti Mengaitkan Saya
Sally Siswi SMK Letris Pamulang Hilang 2026: Kronologi Lengkap & Perkembangan Terbaru Pencarian