Menurut Firko, ibarat tarikan benang merah. Perjalanan menjadi Dir UKW, bukan suatu kebetulan.
Baca Juga: Gempa Bayah Banten Bekekuatan 5,9 Magnitudo Akibat Lempeng Menujam
Menjadi penguji UKW di LUKW PWI, bagi Firdaus tidak ikut-ikutan tanpa proses. Firko tidak pernah menawarkan diri menjadi penguji jika tidak melalui proses dasar asesment psikotes. Lulus asesmen tahun 2017, itulah awal jadi penguji UKW. Sebelum asesmen sudah ada yang jadi penguji dengan ikut jadi penguji.
Menjadi assesor sejak tahun 2017, Firko tertarik menganalisa berkaitan dengan proses pengelolaan pengujian UKW di PWI. Dengan tujuan memberikan manfaat dalam konteks kajian keilmuan, Firko yang mengambil gelar doktor di Administrasi publik di Unsri tahun 2019, membahas disertasinya soal pengelolaan UKW.
Setahun lalu, tanggal 4 Januari 2023, melalui sidang terbuka, akhirnya Firko lulus dengan disertasi mengenai model pengelolaan UKW PWI untuk meningkatkan kualitas wartawan Indonesia.
Menariknya, ujar Firko, Bang HCB yang justru dalam posisi tidak punya jabatan apa-apa baik di PWI maupun di Dewan pers datang ke sidang promosi doktornya di Unsri.
Bagaikan tarikan kaitan, kehadiran HCB di sidang promosi itu, seolah-olah memberitahu dan setelah HCB mendapat amanah menjadi Ketum PWI melalui kongres ke-25 PWI di Bandung, HCB menawarkan posisi Direktur LUKW PWI Pusat ke Firko.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: harianmerapi.com
Artikel Terkait
Iran Ancam Balas Serangan AS ke Israel: Analisis Risiko Perang Timur Tengah
PPATK Bongkar Ekspor Emas Ilegal Rp155 Triliun, Devisa Negara Bocor ke Luar Negeri
Klaim Dokumen Epstein: Bill Gates Tertular STD dari Gadis Rusia? Fakta & Bantahannya
Strategi Hedging Saudi: MBS Serukan Diplomasi, Menhan Dorong AS Serang Iran