Untuk diketahui, Gerakan Julid fi sabilillah adalah sebutan bagi para netizen yang mengerahkan energinya menyuarakan pesan melawan zionisme dan keberpihakan terhadap Palestina yang terus digempur Israel.
Saat ini selaiin Indonesia, ada Malaysia dan Turki menjadi tiga negara yang gencar melancarkan ‘serangan’ Julid Fi Sabililah di berbagai media sosial terutama platform X/Twitter.
Sampai saat ini, Greschinov menjelaskan bahwa langkah kontra dari pihak Israel di X/Twitter masih sebatas gertakan seperti ancaman bahwa postingan Gerakan Julid Fi Sabilillah akan dibawa ke ranah hukum. (**)
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi