Kelompok Houthi merupakan bagian dari aliansi regional yang bersekutu dengan Iran, juga mencakup Hizbullah Lebanon, yang mendukung Hamas dalam perangnya dengan Israel.
Kelompok Houthi menguasai sebagian besar wilayah Yaman, termasuk ibu kota Sanaa, yang berjarak lebih dari seribu mil dari Israel.
Sementara itu, analis perusahaan keamanan maritim Inggris Ambrey, Daniel Mueller mengatakan serangan pesawat tak berawak pada Kamis (9/11/2023) akan menjadi kerusakan pertama yang dikonfirmasi di kota Eilat sejak dimulainya konflik antara Israel-Hamas tanggal 7 Oktober 2023.
“Hamas dan Houthi telah menembakkan banyak roket, rudal jelajah dan UAV ke arah Eilat,” ujar Mueller.
Perairan Israel dianggap sebagai zona risiko tinggi oleh perusahaan asuransi kelautan dan setiap kapal diharuskan membayar premi risiko perang tambahan, yang biasanya diperbarui setiap tujuh hari
Sumber: Tribunnews
Artikel Terkait
Iran Ancam Balas Serangan AS ke Israel: Analisis Risiko Perang Timur Tengah
PPATK Bongkar Ekspor Emas Ilegal Rp155 Triliun, Devisa Negara Bocor ke Luar Negeri
Klaim Dokumen Epstein: Bill Gates Tertular STD dari Gadis Rusia? Fakta & Bantahannya
Strategi Hedging Saudi: MBS Serukan Diplomasi, Menhan Dorong AS Serang Iran