Pada Juli lalu, Badan Migrasi Swedia mengatakan sedang memeriksa ulang izin tinggal Momika. Pemeriksaan dilakukan setelah Momika kali kesekian membakar Alquran dan memunculkan gelombang kemarahan negara-negara Muslim.
Bulan berikutnya Swedia merasa terancam aksi terorisme. Pengamanan diperketat di seluruh negeri, yang membuat Swedia harus mengeluarkan biaya ekstra.
Momika beberapa kali membakar Alquran di Swedia dan Denmark, dua negara paling liberal di dunia yang membebaskan warganya memaki dan melecehkan agama atas nama kebebasan berpendapat.
Pengusiran Momika diduga berkaitan dengan pembunuhan terhadap dua penggemar sepak bola Swedia di Brussels oleh Muslim asal Tunisia. Bukan tidak mungkin warga Swedia di luar negeri juga terancam aksi serupa.
Sumber: inilah
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi