Dengan memaksakan anaknya jadi Cawapres, justru menunjukkan wajah asli Jokowi ke publik yang selama ini tidak terlihat.
Hal ini juga bisa meruntuhkan kinerja baik selama 9 tahun ini yang sudah dibangun susah payah.
"Jokowi menjadi presiden selama dua periode tidak terlepas dari dirinya yang dianggap mewakili harapan Reformasi tahun 1998 ternyata malah menunjuk wajah aslinya," jelas Hari.
Seharusnya, Jokowi yang dituntut memiliki rasa kenegaraan lebih mementingkan nama baik negara, bukan kelompok semata apalagi koalisi
"Manuver yang dilakukan Jokowi beberapa waktu belakangan ini nampak perlawanannya terhadap cita-cita reformasi yang anti KKN," pungkas Hari.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi