GELORA.ME - Kepala Polrestabes (Kapolrestabes) Bandung Kombes Pol Budi Sartono mengungkap hasil pemeriksaan terhadap anggota kepolisian yang sebelumnya dituding meminta uang kepada korban begal. Polisi berpangkat Aiptu berinisial US, yang bertugas di Polsek Sukasari, disebut terbukti meminta uang untuk operasional.
Kapolrestabes mengatakan, tim Pengamanan Internal (Paminal) Polrestabes Bandung mendatangi Polsek Sukasari untuk meminta keterangan Aiptu US. “Hasil pemeriksaan Paminal, terbukti yang bersangkutan meminta uang operasional untuk mencari motor yang hilang,” kata dia di Markas Polrestabes Bandung, didampingi Kepala Polsek (Kapolsek) Sukasari Kompol Darmawan, Rabu (27/9/2023).
Menurut Kapolrestabes, Aiptu US memang tidak menerima uang dari korban begal atau pelapor. Namun, kata dia, yang bersangkutan dinilai melakukan pelanggaran karena meminta sejumlah uang. Oknum polisi itu disebut akan menjalani sidang disiplin. “Aiptu US dilakukan pengamanan sementara untuk segera sidang disiplin,” katanya.
Kasus pembegalan
Kapolsek Sukasari Kompol Darmawan menjelaskan, korban mengalami pembegalan pada Jumat (22/9/2023), sekitar pukul 23.00 WIB di wilayah Gegerkalong. Korban disebut dipepet para pelaku dan diancam senjata tajam, sehingga terjatuh dan barang-barangnya diambil.
Artikel Terkait
Iran Ancam Balas Serangan AS ke Israel: Analisis Risiko Perang Timur Tengah
PPATK Bongkar Ekspor Emas Ilegal Rp155 Triliun, Devisa Negara Bocor ke Luar Negeri
Klaim Dokumen Epstein: Bill Gates Tertular STD dari Gadis Rusia? Fakta & Bantahannya
Strategi Hedging Saudi: MBS Serukan Diplomasi, Menhan Dorong AS Serang Iran