GELORA.ME - Melonjaknya harga beras tak dipungkiri bikin pusing masyarakat. Mereka harus putar otak untuk berhemat.
Seperti yang terjadi di desa Tambakagung Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang Jawa Tengah.
Warga disana terpaksa harus mencampur beras mereka dengan ketela, karena harga beras di sana mencapai Rp 15 ribu.
Salah satu warga Kaliori, Suyatmi mengaku, harga beras yang tinggi saat ini membuatnya harus memutar otaknya. Ia memakai ketela untuk mencampuri berasnya saat memasak.
Hal itu agar kebutuhan konsumsi keluarganya tercukupi. Dengan cara itu beras sebanyak satu kilogram bisa cukup untuk makan untuk dia dan dua anggota keluarga selama 3 hari.
Artikel Terkait
Puslabfor Polri Ungkap Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah: Hasil Analisis Forensik Lengkap
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut