Wacana masuknya Starlink memang sudah terdengar sejak beberapa waktu lalu. Jaringan satelit dari Space X ini diharapkan bisa mendorong akses internet ke daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) yang selama ini belum mampu dirambah provider lokal.
Di sisi lain, kehadirannya Starlink ini juga memicu kekhawatiran akan mendapatkan perlakuan istimewa dari pemerintah.
Sejauh ini Starlink sudah melakukan kerja sama dengan Telkomsat, anak perusahaan Telkom dan Smartfren, secara business to business. Karena belum memiliki badan usaha, Starlink pun belum dapat diketahui kapan bisa menyediakan jaringan internet langsung ke masyarakat.
"Siapapun bisa berusaha di Indonesia asal memenuhi regulasi peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, bagaimana nanti Starlink membentuk entitas badan hukum Indonesia," tandas Budi.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi
Jokowi Bicara Sous Korupsi Haji: Setiap Kasus Pasti Mengaitkan Saya
Sally Siswi SMK Letris Pamulang Hilang 2026: Kronologi Lengkap & Perkembangan Terbaru Pencarian