GELORA.ME - Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah kembali dilanda banjir pada Sabtu sore, 8 Juli 2023. Banjir menggenangi ruas jalan di desa, permukiman, dan tempat ibadah tersebut membawa material air bercampur lumpur.
Warga menyebut, aliran air banjir muncul dari pembukaan akses menuju lokasi rencana penambangan untuk material Bendungan Bener. "Akibat pembukaan lahan," kata salah seorang warga Wadas, Siswanto, pada Minggu, 9 Juli 2023.
Menurut dia, sebelum banjir, Desa Wadas diguyur hujan. Air hujan langsung mengalir ke arah permukiman lantaran sejumlah lahan hijau telah dibuka untuk rencana aktivitas pertambangan batuan andesit. Air bercampur material yang menggenangi jalan menghambat warga ketika melintas. Sejumlah warga terjatuh ketika mencoba menerjang banjir mengendarai sepeda motor.
Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa Wadas atau Gempadewa menyebut banjir merupakan dampak eksploitasi yang telah terjadi. "Bencana banjir terjadi lagi di Wadas. Ini alasan kami menolak rencana tambang andesit itu," kata Talabudin, perwakilan Gempadewa dalam keterangan tertulis.
Artikel Terkait
Iran Ancam Balas Serangan AS ke Israel: Analisis Risiko Perang Timur Tengah
PPATK Bongkar Ekspor Emas Ilegal Rp155 Triliun, Devisa Negara Bocor ke Luar Negeri
Klaim Dokumen Epstein: Bill Gates Tertular STD dari Gadis Rusia? Fakta & Bantahannya
Strategi Hedging Saudi: MBS Serukan Diplomasi, Menhan Dorong AS Serang Iran