GELORA.ME - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dinilai sebagai sosok pemimpin daerah yang toleran.
Hal ini dikarenakan sikapnya yang memberikan tempat bagi semua pemeluk agama untuk merayakan hari-hari besarnya.
Namun demikian, sikap putra sulung Presiden Jokowi ini kerap mendapat tanggapan negatif dari beberapa warganet.
Terbaru, Gibran dituduh murtad dan didoakan masuk neraka jahanam usai kembali menghias Kota Solo dengan miniatur stupa untuk merayakan Hari Waisak Nasional tahun ini.
Hal tersebut terlihat saat Gibran membalas cuitan akun Twitter @DeHoutman_id yang nyinyir dengan kebijakannya.
"Kok mau ya memfasilitas agama lain dalam hari perayaannya seperti ini. Apa gak takut dicap murtad?," cuit akun itu.
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi