Jokowi dan PSI: Komitmen Politik Pasca Jabatan, Janji Turun ke Daerah hingga Kontroversi

- Minggu, 01 Februari 2026 | 07:50 WIB
Jokowi dan PSI: Komitmen Politik Pasca Jabatan, Janji Turun ke Daerah hingga Kontroversi

Komitmen politik Jokowi ini menuai kritik pedas. Saiful Huda Ems, mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat relawan pendukung Jokowi, menyampaikan kecaman melalui keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (1/2/2026).

Saiful menilai pernyataan dan tindakan Jokowi kontradiktif dengan janji awalnya untuk hidup tenang sebagai warga biasa. Kritik ini menyoroti perbedaan antara ucapan dan tindakan politikus.

Kontroversi Kehadiran di Pengadilan

Lebih lanjut, Saiful menyoroti ironi lain. Di satu sisi Jokowi berjanji akan blusukan ke pelosok untuk PSI, namun di sisi lain disebutkan tidak memenuhi panggilan pengadilan terkait persidangan dugaan ijazah palsu yang menjeratnya.

"Padahal Jokowi sudah dipanggil berkali-kali oleh pengadilan untuk membuktikan keaslian ijazahnya," tegas Saiful dalam pernyataannya, yang menyiratkan adanya prioritas yang berbeda dari mantan presiden tersebut.

Dinamika politik pasca-jabatan Jokowi ini terus menjadi bahan perbincangan publik, menunjukkan bahwa peran dan pengaruhnya dalam percaturan politik Indonesia masih sangat signifikan.

Halaman:

Komentar