Jokowi dan PSI: Komitmen Pasca Jabatan dan Kontroversi yang Menyertainya
Joko Widodo (Jokowi) pernah menyatakan akan kembali menjadi rakyat biasa di Solo usai masa kepresidenannya berakhir. Namun, realitas yang terjadi justru menunjukkan aktivitas politik yang tinggi dari mantan presiden tersebut.
Komitmen Jokowi untuk bekerja keras mendukung Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi sorotan utama. Pernyataan ini disampaikannya secara langsung dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu, 31 Januari 2026.
Janji Turun ke Daerah untuk Kemenangan PSI
Dalam kesempatan itu, Jokowi berjanji akan mengunjungi puluhan provinsi, ratusan kabupaten/kota, hingga ribuan kecamatan dan desa di seluruh Indonesia. Tujuannya jelas: untuk memenangkan PSI dalam peta politik nasional.
Artikel Terkait
Dokter Tifa Kritik Jokowi di Rakernas PSI: Strategi Playing Victim?
Prabowo Subianto Temui Siti Zuhro & Susno Duadji: Pertemuan Oposisi atau Dialog Biasa?
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri: Analisis Hukum dan Dampaknya bagi Institusi Polri
Prabowo Subianto Gelar Pertemuan Rahasia dengan Oposisi, Bahas Kebocoran Anggaran Triliunan