Menyikapi kompleksitas ini, Jamiluddin mendesak adanya audit menyeluruh terhadap proyek Whoosh yang dibangun di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut. Audit diharapkan dapat mengungkap kejelasan penggunaan anggaran dan mengidentifikasi pihak-pihak yang mendapatkan keuntungan dari proyek strategis ini.
Dia menegaskan bahwa pihak mana pun yang terbukti mendapat keuntungan finansial tidak wajar dari proyek Whoosh seharusnya ditindak secara hukum. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan proyek infrastruktur nasional.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026
Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Lagi: Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024
Kontroversi Video Rektor UGM: Perbedaan Tahun Kelulusan Jokowi Dikritik Netizen