“Perwira tinggi ini terus menerus membuktikan walaupun sudah pensiun, dedikasi dan pengabdian kepada kedaulatan bangsa Indonesia tidak pernah luntur. Selama pengabdiannya, mereka telah membuat hal yang sangat berguna bahkan melebihi panggilan tugas,” ungkapnya.
Prabowo menekankan pentingnya menjaga kehormatan negara serta menjadikan rakyat sebagai pusat pengabdian. Ia juga berpesan agar setiap prajurit maupun pemimpin tidak berkhianat pada bangsa.
“Jaga terus kehormatan bangsa dan negara. Utamakan selalu pengabdian kepada bangsa dan rakyat, dan jangan pernah mengkhianati bangsa dan rakyat,” tegasnya.
Usai prosesi penghargaan, Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyaksikan parade laut (sailing pass) puluhan kapal perang TNI AL di Teluk Jakarta.
Keduanya tampak kompak mengenakan jaket loreng Angkatan Laut, duduk berdampingan di geladak kapal sambil menyaksikan formasi armada yang melintas gagah.
Parade maritim ini menjadi bagian dari rangkaian menjelang peringatan HUT Ke-80 TNI, sekaligus memperlihatkan kesiapan dan kekuatan pertahanan laut Indonesia di hadapan Presiden, Wakil Presiden, jajaran TNI-Polri, serta para menteri Kabinet Merah Putih.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Analisis Republik Fufufafa Slank: Bahaya Laten Hingga Pemilu 2029 Menurut Mantan Pendukung Jokowi
Indonesia Kehilangan Peradaban? Analisis Kritis Adhie M Massardi Soal Etika dan Hukum
Bripka AS Tersangka Pembunuh Mahasiswi UMM: Motif, Ancaman Hukuman Mati, dan Pemecatan
Prabowo: Menteri Serba Salah Turun ke Lokasi Bencana, Datang atau Tidak Selalu Dikritik