"Padahal, dana yang sama itu kalau diberikan untuk contract farming, maka yang menerima rakyat yang selama ini bekerja senyatanya, berproduksi," sambungnya.
Selain memberikan koreksi, Anies yang berpasangan dengan ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, pada Pilpres 2024, sekaligus menawarkan konsep baru yang dia rasa mampu menghadirkan keadilan sosial dan kesejahteraan.
Dari konsep contract farming itu, Capres yang diusung Partai Nasdem, PKS, dan PKB itu meyakini petani-petani di seluruh wilayah Indonesia tidak dilupakan oleh negara, bukan justru membuat satu kawasan baru yang hanya dikelola segelintir orang.
"Jadi, itulah kenapa kita memilih melakukan contract farming, supaya anggaran negara diberikan kepada mereka yang selama ini sudah bekerja untuk produksi pertanian," demikian Anies.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Said Didu Ungkap Prabowo Sepakat Rebut Kedaulatan dari Oligarki, Geng Solo Ditarget
Strategi Dinasti Politik Jokowi: Dukungan ke PSI & Peta Gibran di Pilpres 2029
Dokter Tifa Kritik Jokowi di Rakernas PSI: Strategi Playing Victim?
Prabowo Subianto Temui Siti Zuhro & Susno Duadji: Pertemuan Oposisi atau Dialog Biasa?