"Dalam konteks hal ini kami mendokumentasikan beberapa hal. Kami mendokumentasikan setidaknya terdapat sekitar 7 langkah dan manuver Jokowi yang menunjukkan keberpihakannya. Mulai dari melakukan endorsement politik, lalu mengaku tidak akan netral pada pilpres yang saya maksud adalah soal cawe-cawe dan juga menyatakan bahwa hanya akan dua capres yang berkontestasi di Pilpres 2024," ujar Rezaldy, dalam diskusi Mencegah Terulangnya Bencana: Pemilihan Umum 2024, Rabu (15/11/2023).
Andi Muhammad Rezaldy menambahkan Kontras juga mendokumendasikan sejumlah tindakan tidak terpuji lainnya yang dilakukan oleh menteri dan bawahan Presiden Jokowi.
Di antaranya dengan adanya pernyataan dukungan anggota kabinet kepada salah satu capres secara gamblang di hadapan publik.
LSM Kontras meminta Jokowi untuk dapat bersikap netral dan menunjukkan sikap kenegarawanan dengan tidak mencampuri pemilu dengan kepentingan pribadi.
Sumber: kbr
Artikel Terkait
Prabowo Subianto Gelar Pertemuan Rahasia dengan Oposisi, Bahas Kebocoran Anggaran Triliunan
Kaesang Pangarep Berjanji Keras di Rakernas PSI: Targetkan Kemenangan Besar di Pemilu 2029
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026