"Bila berita ini benar akan tetap terjadi perubahan tapi bukan bukan yang positif," tuturnya.
Lebih lanjut, Gigin meyakini hadirnya konglomerat dan politikus tersebut dalam tubuh pemerintahan Anies-Cak Imin memberikan kesempatan para politikus menumpuk kekayaan pribadi.
"Akan menjadikan Indonesia sekadar obyek untuk memperkuat kekuasaan dan menggelembungkan kekayaan pribadi," pungkasnya.
Sumber: Suara
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026
Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Lagi: Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024
Kontroversi Video Rektor UGM: Perbedaan Tahun Kelulusan Jokowi Dikritik Netizen