"Bukan berbahaya, jangan rakyat itu dibohongin sehingga jalan ditempat," katanya.
Selanjutnya, ia juga memersilakan bagi siapa saja untuk maju berlomba di kontestasi politik 2024 mendatang. Namun jangan memusuhi yang telah dibuat oleh Jokowi.
"Silahkan aja, siapa saja yang maju tapi menurut hemat saya, apa yang dibikin Pak Jokowi jangan dimusuhin," ujarnya.
Meski begitu, dirinya mengatakan bukan maksud untuk menjelekan karena dirinya tak punya kepentingan apapun.
"Dan saya enggak punya kepentingan, buat apa saya njelekin kanan kiri," pungkasnya.
Sumber: kontenjatim
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026
Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Lagi: Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024
Kontroversi Video Rektor UGM: Perbedaan Tahun Kelulusan Jokowi Dikritik Netizen