GELORA.ME -Pengakuan Luhut Binsar Pandjaitan siap menjadi Ketua Umum Partai Golkar akan merusak tatanan strategi partai beringin dalam upaya memenangkan Pemilu 2024.
Apa yang disampaikan Luhut di ruang terbuka ini pun akan memunculkan riak-riak internal dan mengingkari amanat musyawarah nasional (Munas) serta rapat pimpinan nasional (Rapimnas).
“Dukungan Golkar ke capres (yang diamanatkan dalam Munas dan Rapimnas) berpotensi pecah alias tidak bisa solid lagi,” ujar Founder Citra Institute Yusak Farchan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (22/7).
Artikel Terkait
Prabowo Subianto Gelar Pertemuan Rahasia dengan Oposisi, Bahas Kebocoran Anggaran Triliunan
Kaesang Pangarep Berjanji Keras di Rakernas PSI: Targetkan Kemenangan Besar di Pemilu 2029
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026