"Alasan pertama, Jokowi tidak melihat adanya peluang bagi Ganjar menang, dari berbagai data-data survei bisa dilihat," kata Andi saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (29/6).
Alasan berikutnya, lanjut Andi, jikapun Ganjar berhasil memenangkan Pilpres, diyakini tidak punya kemampuan yang cukup untuk memimpin negara sebesar Indonesia.
"Selain itu, sebagai petugas partai, Ganjar sulit untuk merdeka nantinya," tandasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prabowo Subianto Gelar Pertemuan Rahasia dengan Oposisi, Bahas Kebocoran Anggaran Triliunan
Kaesang Pangarep Berjanji Keras di Rakernas PSI: Targetkan Kemenangan Besar di Pemilu 2029
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026