GELORA.ME - Partai Demokrat melalui Kepala Bappilu Andi Arief belakangan disorot usai menyatakan bakal evaluasi dukungan jika nama cawapres Anies Baswedan belum juga diumumkan.
Akan tetapi, Koordinator Jubir DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyebut, bahwa pernyataan Kepala Bappilu Andi Arif soal evaluasi dan cawapres Anies itu bukan menarik dukungan, melainkan evaluasi strategi.
Herzaki memastikan, Demokrat tetap bakal komitmen untuk memenangkan Anies Baswedan bersama Partai Nasdem dan PKS kendati nama cawapres belum diumumkan.
"Karena yang kami tahu bukan mengevaluasi dukungan yang menjadi poin utama, tetapi yang menjadi poin utama itu adalah kami ini Demokrat yang menginginkan Mas Anies bisa segera mengumumkan siapa cawapresnya," kata Herzaky, disitat Primetime, Rabu 7 Juni 2023.
Menurut Herzaky, hal ini penting untuk menentukan arah gerak ke depan di masa kampanye yang terbatas nantinya.
"Karena bagaimanapun kalau misalnya belum diumumkan ada kekhawatiran dari publik. Ini masalah atau tidak, ini kan menjadi perhatian buat publik," kata dia.
Sementara itu Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya menyatakan, perlu kehati-hatian dalam menentukan figur cawapres untuk Anies.
Kata Willy, figur cawapres Anies harus bisa menyumbang elektoral hingga 12 persen. Maka itu diperlukan kehati-hatian yang presisi dalam menentukan figur seorang cawapres.
"Terkait cawapres tentu suatu hal yang dinamis saja, memang Koalisi Perubahan itu dengan Nasdem, Demokrat, dan PKS memiliki kecukupan syarat."
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026
Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Lagi: Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024
Kontroversi Video Rektor UGM: Perbedaan Tahun Kelulusan Jokowi Dikritik Netizen