Perkembangan Pasar Obligasi dan Sukuk
Sepanjang pekan tersebut, BEI mencatat penambahan satu obligasi dan satu sukuk baru. Obligasi Berkelanjutan VII Astra Sedaya Finance Tahap II Tahun 2025 senilai Rp2 triliun dengan peringkat idAAA (Triple A) dicatatkan pada Senin (27/10).
Kemudian, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Armadian Tritunggal Tahap I Tahun 2025 senilai Rp2 triliun dengan peringkat irA-(sy) (Single A Minus Syariah) dicatatkan pada Kamis (30/10).
Secara keseluruhan tahun 2025, total obligasi dan sukuk baru yang tercatat mencapai 151 emisi dari 73 emiten dengan nilai Rp175,54 triliun.
Dorongan Go Public untuk Rumah Sakit Swasta
BEI bersama KPEI, KSEI, dan Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) menyelenggarakan Go Public Seminar dengan tema “Empowering Private Hospitals: Go Public as a Catalyst for Growth”. Acara yang diikuti 47 manajemen rumah sakit swasta ini bertujuan mendorong pemanfaatan pasar modal sebagai katalis pertumbuhan, khususnya dalam peningkatan layanan kesehatan.
Artikel Terkait
Bursa Asia Anjlok: Penyebab, Dampak, dan Prospek ke Depan
IHSG Rawan Koreksi 5 November 2025: Analisis Teknis & Rekomendasi Saham PTBA, MYOR, HEAL
IHSG Melemah 0,51% ke 8.200, RISE dan IPAC Jadi Top Losers Terbesar
CBRE (Cakra Buana Resources Energi) Raih Pinjaman Rp803 Miliar dari BRI untuk Kapal Hai Long 106: Strategi dan Dampaknya