Para penggemar pun menduga bahwa ia mungkin memiliki andil dalam promosi di Instagram. Dipasangkan dengan pesan Natal, banyak penggemar yang menganggapnya tidak peka karena pasukan Israel menyerang gereja dan umat Kristen di Jalur Gaza.
Ia pun menghadapi kritik keras dari para penggemar dan netizen. Saat ini, Instagram-nya dibanjiri dengan komentar terkait masalah ini.
Di sisi lain, beberapa penggemar membelanya, mengklaim bahwa McDonald's cabang Korea tidak ada hubungannya dengan konflik atau kantor pusat di Amerika. Selain itu, membeli Happiness Burger di Korea Selatan juga menyumbangkan ₩100 KRW (sekitar Rp 1.190) per burger untuk anak-anak yang kurang beruntung.
Keadaan semakin memanas ketika para pembenci ikut-ikutan menyerang Doyoung. Ancaman diduga ditujukan kepada sang bintang, khususnya pada promosi di Jakarta yang akan datang.
Para penggemar mendesak orang lain untuk melaporkan masalah ini ke unit perlindungan artis SM Entertainment. Hingga saat ini, SM Entertainment dan Doyoung belum memberikan tanggapannya mengenai masalah tersebut.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radiowebindo.com
Artikel Terkait
Fakta Tabung Whip Pink di Apartemen Lula Lahfah: Pengantar, Temuan Polisi, dan Hasil CCTV
Denada Akui Ressa Anak Kandung, Pengacara Bongkar Fakta Hidup Hedon dan Biaya Sekolah
Misteri Ayah Biologis Ressa: Denada, Adjie Pangestu, dan Spekulasi Netizen yang Kembali Viral
Reza Arap Diduga di TKP Kematian Lula Lahfah, Polisi Minta Kooperatif