"Aku cuma disuruh ikutin apa yang dia bilang. Aku ngelakuin karena di situ aku posisinya enggak punya teman. Jadi terpaksa ikutin," tutur dia.
"Aku enggak tahu mau nyelamatin dirinya gimana, kan timnya banyak," lanjut Meli.
Dirinya bisa memainkan film itu berawal dari ajakan seseorang melalui pesan langsung di Instagram.
Meli mengaku dipaksa bahkan diteror dengan lima nomor telepon berbeda.
"Enggak ada (iming-iming), cuma dia maksa. Dia sampai ngechat pakai 5 nomor berbeda," katanya.
"Dia lebih ke teror, karena telepon terus-terusan enggak berhenti dengan nomor yang berbeda," sambung dia.
Ia juga mengatakan awalnya diajak untuk membuat konten Youtube dan tidak tahu menahu ternyata bermain di 'Birahi Muda'.
"Setelah tahu dari beberapa teman yang meranin pun, aku enggak mau yang adegannya terlalu vulgar," ucap dia.
"Kebetulan aku enggak ada adegan ciuman sama bersetubuh. Cuma teknik kamera," lanjut Meli.
Ia bahkan sempat diajak main sebanyak tiga kali, tetapi dirinya menolak.
"Dia nawarin 3 hari Rp 5 juta, 3 hari Rp7 juta terus 1 hari Rp1,5 juta. Aku enggak mau, karena udah trauma," katanya.
"Dia bilang itu buat konten Youtube dan udah lulus sensor. Semua adegan dari dia cuma teknik kamera, enggak ada yang full kebuka," sambung dia.
Sumber: tribunnews
Artikel Terkait
Fakta Tabung Whip Pink di Apartemen Lula Lahfah: Pengantar, Temuan Polisi, dan Hasil CCTV
Denada Akui Ressa Anak Kandung, Pengacara Bongkar Fakta Hidup Hedon dan Biaya Sekolah
Misteri Ayah Biologis Ressa: Denada, Adjie Pangestu, dan Spekulasi Netizen yang Kembali Viral
Reza Arap Diduga di TKP Kematian Lula Lahfah, Polisi Minta Kooperatif