Sementara itu, Kepala Dusun Poluju, Desa Baureno Eko Yuliono mengatakan, luapan air tersebut berdampak pada permukiman warga tepatnya di Dusun Poluju RT 17 RW 6, Desa Baureno. Bahkan air dari Sungai Kerjo itu dikhawatirkan menggenangi puluhan hektar sawah. ‘’Menggenangi 30 hektare sawah di Dusun Poluju,” jelasnya.
Diketahui, banjir yang terjadi kemarin (30/1), terjadi setelah jebolnya tanggul sungai Kerjo di Dusun Poluju. Meluapnya sungai itu, sekitar pukul 12.00 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro yang langsung ke lokasi untuk melakukan asesmen.
‘’Sudah ke lokasi,” ungkap Kepala Pelakasana (Kalaksa) BPBD Ardhian Orianto. (dan)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radarbojonegoro.jawapos.com
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi TKA China Aniaya Pekerja Lokal & Respons Polisi
Longsor Cisarua Bandung: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas