Menurut Listyani, LST sebenarnya sudah mendaftar ke Binus University dan akan masuk tahun depan.
”Sudah bayar uang pendaftaran. Seharusnya bayar Rp 30 juta. Tapi dapat beasiswa, sehingga hanya membayar setengahnya saja,” ceritanya.
Listyani mengaku cukup dekat dengan LST.
Dia kerap mampir ke rumah keponakannya itu yang memang berada tepat di depan rumahnya.
Sejak dulu LST juga dikenal pendiam, tapi berprestasi dan rajin beribadah.
Sebelum bunuh diri, LST berpamitan ke ibunya untuk bekerja.
Sudah sekitar tiga bulan terakhir dia bekerja di salah satu usaha milik kerabat ayahnya yang terletak di belakang Pasar Blimbing.
”Dia diantar sama masnya. Mungkin ke kampus UB naik ojek atau apa,” imbuhnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radarmalang.jawapos.com
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi TKA China Aniaya Pekerja Lokal & Respons Polisi
Longsor Cisarua Bandung: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas