Bukan itu saja, ketiga oknum tersebut memintanya untuk menggosok alat kelaminnya dengan balsem hingga bengkak.
"Pak, saya punya wajah mereka pukul pakai pistol hingga hancur semua muka saya. Mereka juga pukul saya pakai selang. Alat kelamin saya juga diminta untuk ditaruh dengan balsem satu botol. Mereka ada tiga orang, yang mana satu pakai pakaian dinas, duanya pakai pakaian preman," ujarnya.
Menanggapi kasus tersebut, Komandan Lanal (Danlanal) Maumere, Kolonel (P) Ady Dharmawan mengatakan, ketiga anggota TNI AL itu telah diamankan untuk dimintai keterangan.
"Untuk sementara kita sedang interogasi dan ketiganya masih diamankan di kantor Pomal Lanal Maumere," ujar Ady dalam keterangannya, Minggu.
Ady berjanji akan menindak tegas anggotanya sesuai hukum yang berlaku.
"Selama saya menjabat, maka ikuti aturan dan konsekuensinya adalah hukuman jelas dan tegas sebagai seorang prajurit. Jangan coba-coba menguji komandan. Selama saya menjabat, tidak main-main, sudah ada buktinya anggota yang sudah dipecat," pungkasnya.
Sumber: kompas
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi TKA China Aniaya Pekerja Lokal & Respons Polisi
Longsor Cisarua Bandung: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas