- Segera meninggalkan tempat yang diidentifikasi rawan longsor dan banjir.
- Tinggalkan bantaran sungai dan lereng yang rawan longsor.
- Hindari melintasi jembatan yang rawan banjir.
- Hindari tempat lapang apabila ada angin kencang dan kilat petir.
- Jangan berteduh di bawah pohon yang rawan tersambar petir.
- Hindari baliho dan struktur lain yang rawan roboh.
Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, terutama ketika curah hujan berada di atas normal. Hal ini penting untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG. Beberapa langkah kesiapan yang dapat dilakukan antara lain:
- Mempersiapkan jalur evakuasi dan tempat evakuasi yang aman.
- Melakukan koordinasi dengan aparat setempat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
- Mengenali lokasi-lokasi aman di sekitar tempat tinggal.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan risiko dan dampak dari bencana alam yang dipicu oleh cuaca ekstrem dapat diminimalisir.
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi