Dalam keadaan emosi, HS dikabarkan mengambil parang terlebih dahulu dan menyerang RS, menyebabkan luka di tangan dan wajahnya. RS yang panik dan terluka kemudian berusaha mempertahankan diri dengan merebut parang tersebut.
"Pelaku yang panik dan terluka kemudian merebut parang dan membalas menyerang korban secara membabi buta," jelas Iptu Ridwan.
Serangan balik dari RS mengakibatkan HS tewas di tempat dengan luka parah di bagian leher dan tubuh. Sementara RS, yang juga mengalami luka berat, segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Penyidikan dan Barang Bukti
Tim kepolisian telah melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti kunci, termasuk sebilah parang dan ponsel milik korban. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap secara detail alur kejadian dan motif pastinya.
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi