Dampak Rekomendasi Ekspor bagi Operasional AMNT
Dengan adanya rekomendasi ekspor konsentrat tembaga ini, AMNT dapat kembali melakukan penjualan ekspor yang sebelumnya terhambat sejak awal 2025. Hal ini sangat strategis untuk mencegah kelebihan kapasitas di gudang penyimpanan konsentrat dan memastikan operasional tambang dapat berjalan sesuai rencana selama smelter dalam perbaikan.
Dengan terjaganya operasi tambang, kontribusi fiskal AMNT bagi perekonomian nasional dan daerah juga dapat terus berjalan stabil sesuai dengan kinerja penjualan.
Target Produksi dan Inventory Konsentrat Tembaga AMNT 2025
Berdasarkan laporan kinerja, AMNT menargetkan produksi konsentrat tembaga pada tahun 2025 sebesar 430.000 metrik ton kering (dmt). Target ini telah mempertimbangkan produksi dari stockpile dan bijih segar berkadar rendah.
Hingga 30 September 2025, realisasi produksi konsentrat AMNT telah mencapai 310.143 dmt. Sebanyak 273.506 dmt di antaranya telah diumpankan ke fasilitas smelter. Sementara itu, total inventory konsentrat di gudang penyimpanan per akhir September 2025 tercatat sebesar 226.637 dmt.
Rencananya, sebagian dari inventory ini akan diekspor, dan sebagian lagi akan diproses di smelter seiring dengan progres perbaikan. Perkembangan ini menandai kemajuan yang konsisten menuju pemulihan penuh operasi smelter Amman Mineral.
Artikel Terkait
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi
Jokowi Bicara Sous Korupsi Haji: Setiap Kasus Pasti Mengaitkan Saya
Sally Siswi SMK Letris Pamulang Hilang 2026: Kronologi Lengkap & Perkembangan Terbaru Pencarian