Berdasarkan peta guncangan atau shakemap BMKG, gempa ini dirasakan di wilayah Sarmi dengan intensitas III-IV Skala MMI (Modified Mercalli Intensity). Getaran dengan intensitas ini umumnya terasa jelas di dalam rumah, di mana benda-benda ringan dapat terlihat bergoyang.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat kejadian gempa ini. BMKG juga melaporkan bahwa hingga pukul 11.51 WIB, belum terdeteksi adanya gempa susulan (aftershock).
BMKG melalui Daryono mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada. Masyarakat diharapkan tidak mudah terpancing oleh informasi yang tidak jelas sumbernya atau tidak resmi.
“Pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa dan tidak mengalami kerusakan yang membahayakan sebelum kembali masuk ke dalam rumah,” pesan Daryono.
Kejadian gempa di Sarmi, Papua, ini kembali mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat Indonesia yang tinggal di wilayah rawan gempa.
Artikel Terkait
Puslabfor Polri Ungkap Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah: Hasil Analisis Forensik Lengkap
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut