Proses evakuasi terhadap pengemudi D-N dan seorang penumpang wanita di kursi depan sempat mengalami kendala. Keduanya terjepit di dalam mobil karena bodi kendaraan yang ringsek. Sementara itu, pejalan kaki A-G berhasil diselamatkan dari selokan dan dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi luka-luka berat.
Kepala Seksi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, mengonfirmasi bahwa penyebab kecelakaan diduga kuat adalah pengemudi yang mengalami micro sleep atau kelelahan akut, sehingga menyebabkan laju kendaraan tidak terkendali. "Kecelakaan tersebut masih dalam proses penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Bangkalan," ujarnya.
Peristiwa kecelakaan di Bangkalan ini kembali mengingatkan akan bahaya mengemudi dalam kondisi mengantuk atau kelelahan. Micro sleep, meski hanya berlangsung sesaat, dapat berakibat fatal bagi keselamatan pengemudi, penumpang, dan pengguna jalan lainnya.
Artikel Terkait
Jokowi Bicara Sous Korupsi Haji: Setiap Kasus Pasti Mengaitkan Saya
Sally Siswi SMK Letris Pamulang Hilang 2026: Kronologi Lengkap & Perkembangan Terbaru Pencarian
Teman Kuliah Jokowi di UGM Bantah Ijazah Palsu: Roy Suryo Mengada-ada, Ini Faktanya
Tukang Es Gabus Bohongi Dedi Mulyadi Soal Rumah, Fakta Warisan Terungkap!