Kapolres Pati mengerahkan langkah pengamanan luar biasa dengan menempatkan 3.000 hingga 4.000 personel gabungan dari Polres Pati dan Polda Jawa Tengah. Blokade diterapkan di jalan-jalan utama menuju alun-alun dan kantor pemerintahan Pati, dengan teralis besi dipasang di titik-titik strategis.
Kelompok pendukung pemakzulan menuntut seluruh anggota DPRD Pati hadir dan menyetujui pemberhentian Bupati Sudewo. Mereka mengklaim proses ini sebagai langkah demokratis menanggapi kebijakan bupati yang dinilai merugikan masyarakat Pati.
Sementara pendukung Sudewo bersikukuh menjaga posisi bupati yang terpilih secara sah. Mereka menegaskan bahwa prosedur hukum yang berjalan harus dihormati dan menolak upaya pemakzulan yang sedang berlangsung di DPRD Pati.
Developments terkini situasi Pati terus dipantau ketat, dengan aparat keamanan siaga penuh mengantisipasi eskalasi kerusuhan yang bisa terjadi usai rapat paripurna DPRD menentukan nasib Bupati Sudewo.
Artikel Terkait
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi
Jokowi Bicara Sous Korupsi Haji: Setiap Kasus Pasti Mengaitkan Saya
Sally Siswi SMK Letris Pamulang Hilang 2026: Kronologi Lengkap & Perkembangan Terbaru Pencarian