Febrianto, yang membayar jasa Anti melalui layanan open Booking Online (BO) di media sosial, akhirnya mengaku sebagai pelaku pembunuhan. Adi Rosadi mengaku tidak mengetahui sebelumnya bahwa istrinya terlibat dalam praktik open BO.
Motif Pembunuhan: Kesal Disuruh Keluar Kamar
Dalam interogasi di Mapolda Sumsel, Febrianto mengungkapkan motif di balik pembunuhan tersebut. Pelaku mengaku kesal karena korban menolak melakukan hubungan intim untuk kedua kalinya, padahal mereka telah menyepakati biaya Rp300.000 untuk dua kali pertemuan.
Dirkrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Johannes Bangun, menegaskan bahwa pelaku merasa ditipu karena korban melanggar perjanjian. Amarahnya memuncak hingga melakukan pembunuhan dengan mencekik leher korban hingga tewas.
Kronologi lengkap kasus pembunuhan Anti Puspitasari ini mengungkap sisi kelam perselingkuhan dan praktik open BO yang berujung pada hilangnya nyawa.
Sumber: Artikel Asli
Artikel Terkait
Jokowi Bicara Sous Korupsi Haji: Setiap Kasus Pasti Mengaitkan Saya
Sally Siswi SMK Letris Pamulang Hilang 2026: Kronologi Lengkap & Perkembangan Terbaru Pencarian
Teman Kuliah Jokowi di UGM Bantah Ijazah Palsu: Roy Suryo Mengada-ada, Ini Faktanya
Tukang Es Gabus Bohongi Dedi Mulyadi Soal Rumah, Fakta Warisan Terungkap!